Sabtu, 24 November 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Selasa, 02 Oktober 2012
Resensi Buku tentang Sejarah Pendidikan di Indonesia 2
Resensi Buku tentang Sejarah Pendidikan di Indonesia 2
Ada 2 macam sistem pendidikan dan pengajaran Islam di Indonesia :
Pendidikan di Langgar
Di setiap desa di Pulau Jawa terdapat tempat beribadah dimana umat Islam dapat melakukan ibadanya sesuai dengan perintah agamanya. Tempat tersebut dikelola oleh seorang petugas yang disebut amil, modin atau lebai (di Sumatera). Petugas tersebut berfungsi ganda, disamping memberikan do’a pada waktu ada upacara keluarga atau desa, dapat pula berfungsi sebagai guru agama.
Pendidikan di Pesantren
Dimana murid-muridnya yang belajar diasramakan yang dinamakan pondok-pondok tersebut dibiayai oleh guru yang bersangkutan ataupun atas biaya bersama dari masyarakat pemeluk agama Islam. Para santri belajar pada bilik-bilik terpisah tetapi sebagian besar waktunya digunakan untuk keluar ruangan baik untuk membersihkan ruangan maupun bercocok tanam.
Pendidikan Pada Abad Ke Dua Puluh Jaman Pemerintahan Hindia Belanda Dan Pendudukan
Di kalangan orang-orang Belanda timbul aliran-aliran untuk memberikan kepada pendudukan asli bagian dari keuntungan yang diperoleh orang Eropa (Belanda) selama mereka menguasai Indonesia. Aliran ini mempunyai pendapat bahwa kepada orang-orang Bumiputera harus diperkenalkan kebudayaan dan pengetahuan barat yang telah menjadikan Belanda bangsa yang besar. Aliran atau paham ini dikenal sebagai Politik Etis (Etische Politiek)
Gagasan tersebut dicetuskan semula olah Van Deventer pada tahun 1899 dengan mottonya “Hutang Kehormatan” (de Eereschuld). Politik etis ini diarahkan untuk kepentingan penduduk Bumiputera dengan cara memajukan penduduk asli secepat-cepatnya melalui pendidikan secara Barat.
Dalam dua dasawarsa semenjak tahun 1900 pemerintah Hindia Belanda banyak mendirikan sekolah-sekolah berorientasi Barat. Berbeda dengan Snouck Hurgronje yang mendukung pemberian pendidikan kepada golongan aristokrat Bumiputera, maka Van Deventer menganjurkan pemberian pendidikan Barat kepada orang-orang golongan bawah. Tokoh ini tidak secara tegas menyatakan bahwa orang dari golongan rakyat biasa yang harus didahulukan tetapi menganjurkan supaya rakyat biasa tidak terabaikan. Oleh karena itu banyak didirikan sekolah-sekolah desa yang berbahasa pengantar bahasa daerah, disamping sekolah-sekolah yang berorientasi dan berbahasa pengantar bahasa Belanda. Yang menjadi landasan dari langkah-langkah dalam pendidikan di Hindia Belanda, maka pemerintah mendasarkan kebijaksanaannya pada pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
Pendidikan dan pengetahuan barat diterapkan sebanyak mungkin bagi golongan penduduk Bumiputera untuk itu bahasa Belanda diharapkan dapat menjadi bahasa pengantar di sekolah-sekolah
Pemberian pendidikan rendah bagi golongan Bumiputera disesuaikan dengan kebutuhan mereka
Atas dasar itu maka corak dan sistem pendidikan dan persekolahan di Hindia Belanda pada abad ke-20 dapat ditempuh melalui 2 jalur tersebut. Di satu pihak melalui jalur pertama diharapkan dapat terpenuhi kebutuhan akan unsur-unsur dari lapisan atas serta tenaga didik bermutu tinggi bagi keperluan industri dan ekonomi dan di lain pihak terpenuhi kebutuhan tenaga menengah dan rendah yang berpendidikan.
Tujuan pendidikan selama periode kolonial tidak pernah dinyatakan secara tegas. Tujuan pendidikan antara lain adalah untuk memenuhi keperluan tenaga buruh untuk kepentingan kaum modal Belanda. Dengan demikian penduduk setempat dididik untuk menjadi buruh-buruh tingkat rendahan (buruh kasar). Ada juga sebagian yang dilatih dan dididik untuk menjadi tenaga administrasi, tenaga teknik, tenaga pertanian dan lain-lainnya yang diangkat sebagai pekerja-pekerja kelas dua atau tiga. Secara singkat tujuan pendidikan ialah untuk memperoleh tenaga-tenaga kerja yang murah. Suatu fakta menurut hasil Komisi Pendidikan Indonesia Belanda yang dibentuk pada tahun 1928 – 1929 menunjukkan bahwa 2 % dari orang-orang Indonesia yang mendapat pendidikan barat berdiri sendiri dan lebih dari 83% menjadi pekerja bayaran serta selebihnya menganggur. Diantara yang 83% itu 45% bekerja sebagai pegawai negeri. Pada umumnya gaji pegawai negeri dan pekerja adalah jauh lebih rendah dibandingkan dengan gaji-gaji Barat mengenai pekerjaan yang sama.
nesaci.com/sejarah-pendidikan-di-indonesia/
V5 SYSTEM
Dalam masyarakat Indonesia sebelum masuk
kebudayaan Hindu, pendidikan diberikan langsung oleh orang tua atau
orang tua-orang tua dari masyarakat setempat mengenai kehidupan
spiritual moralnya dan cara hidup untuk memenuhi perekonomian mereka.
Masuknya dan meluasnya kebudayaan asing yang dibawa ke Indonesia telah
diserap oleh Bangsa Indonesia melalui masyarakat pendidikannya. Lembaga
Pendidikan itu telah menyampaikan kebudayaan tertulis dan banyak
unsur-unsur kebudayaan lainnya.
Sejarah pendidikan di Indonesia dimulai pada zaman berkembangnya satu
agama di Indonesia. Kerajaan-kerajaan Hindu di Pulau Jawa, Bali dan
Sumatera yang mulai pada abad ke-4 sesudah masehi itulah tempat
mula-mula ada pendidikan yang terdapat di daerah-daerah itu. Dapat
dikatakan, bahwa lembaga-lembaga pendidikan dilahirkan oleh
lembaga-lembaga agama dan mata pelajaran yang tertua adalah pelajaran
tentang agama. Tanda-tanda mengenai adanya kebudayaan dan peradaban
Hindu tertua ditemukan pada abad ke-5 di daerah Kutai (Kalimantan).
Namun demikian gambaran tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan di
Indonesia didapatkan dari sumber-sumber Cina kurang lebih satu abad
kemudian.Ada 2 macam sistem pendidikan dan pengajaran Islam di Indonesia :
Pendidikan di Langgar
Di setiap desa di Pulau Jawa terdapat tempat beribadah dimana umat Islam dapat melakukan ibadanya sesuai dengan perintah agamanya. Tempat tersebut dikelola oleh seorang petugas yang disebut amil, modin atau lebai (di Sumatera). Petugas tersebut berfungsi ganda, disamping memberikan do’a pada waktu ada upacara keluarga atau desa, dapat pula berfungsi sebagai guru agama.
Pendidikan di Pesantren
Dimana murid-muridnya yang belajar diasramakan yang dinamakan pondok-pondok tersebut dibiayai oleh guru yang bersangkutan ataupun atas biaya bersama dari masyarakat pemeluk agama Islam. Para santri belajar pada bilik-bilik terpisah tetapi sebagian besar waktunya digunakan untuk keluar ruangan baik untuk membersihkan ruangan maupun bercocok tanam.
Pendidikan Pada Abad Ke Dua Puluh Jaman Pemerintahan Hindia Belanda Dan Pendudukan
Di kalangan orang-orang Belanda timbul aliran-aliran untuk memberikan kepada pendudukan asli bagian dari keuntungan yang diperoleh orang Eropa (Belanda) selama mereka menguasai Indonesia. Aliran ini mempunyai pendapat bahwa kepada orang-orang Bumiputera harus diperkenalkan kebudayaan dan pengetahuan barat yang telah menjadikan Belanda bangsa yang besar. Aliran atau paham ini dikenal sebagai Politik Etis (Etische Politiek)
Gagasan tersebut dicetuskan semula olah Van Deventer pada tahun 1899 dengan mottonya “Hutang Kehormatan” (de Eereschuld). Politik etis ini diarahkan untuk kepentingan penduduk Bumiputera dengan cara memajukan penduduk asli secepat-cepatnya melalui pendidikan secara Barat.
Dalam dua dasawarsa semenjak tahun 1900 pemerintah Hindia Belanda banyak mendirikan sekolah-sekolah berorientasi Barat. Berbeda dengan Snouck Hurgronje yang mendukung pemberian pendidikan kepada golongan aristokrat Bumiputera, maka Van Deventer menganjurkan pemberian pendidikan Barat kepada orang-orang golongan bawah. Tokoh ini tidak secara tegas menyatakan bahwa orang dari golongan rakyat biasa yang harus didahulukan tetapi menganjurkan supaya rakyat biasa tidak terabaikan. Oleh karena itu banyak didirikan sekolah-sekolah desa yang berbahasa pengantar bahasa daerah, disamping sekolah-sekolah yang berorientasi dan berbahasa pengantar bahasa Belanda. Yang menjadi landasan dari langkah-langkah dalam pendidikan di Hindia Belanda, maka pemerintah mendasarkan kebijaksanaannya pada pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
Pendidikan dan pengetahuan barat diterapkan sebanyak mungkin bagi golongan penduduk Bumiputera untuk itu bahasa Belanda diharapkan dapat menjadi bahasa pengantar di sekolah-sekolah
Pemberian pendidikan rendah bagi golongan Bumiputera disesuaikan dengan kebutuhan mereka
Atas dasar itu maka corak dan sistem pendidikan dan persekolahan di Hindia Belanda pada abad ke-20 dapat ditempuh melalui 2 jalur tersebut. Di satu pihak melalui jalur pertama diharapkan dapat terpenuhi kebutuhan akan unsur-unsur dari lapisan atas serta tenaga didik bermutu tinggi bagi keperluan industri dan ekonomi dan di lain pihak terpenuhi kebutuhan tenaga menengah dan rendah yang berpendidikan.
Tujuan pendidikan selama periode kolonial tidak pernah dinyatakan secara tegas. Tujuan pendidikan antara lain adalah untuk memenuhi keperluan tenaga buruh untuk kepentingan kaum modal Belanda. Dengan demikian penduduk setempat dididik untuk menjadi buruh-buruh tingkat rendahan (buruh kasar). Ada juga sebagian yang dilatih dan dididik untuk menjadi tenaga administrasi, tenaga teknik, tenaga pertanian dan lain-lainnya yang diangkat sebagai pekerja-pekerja kelas dua atau tiga. Secara singkat tujuan pendidikan ialah untuk memperoleh tenaga-tenaga kerja yang murah. Suatu fakta menurut hasil Komisi Pendidikan Indonesia Belanda yang dibentuk pada tahun 1928 – 1929 menunjukkan bahwa 2 % dari orang-orang Indonesia yang mendapat pendidikan barat berdiri sendiri dan lebih dari 83% menjadi pekerja bayaran serta selebihnya menganggur. Diantara yang 83% itu 45% bekerja sebagai pegawai negeri. Pada umumnya gaji pegawai negeri dan pekerja adalah jauh lebih rendah dibandingkan dengan gaji-gaji Barat mengenai pekerjaan yang sama.
nesaci.com/sejarah-pendidikan-di-indonesia/
Resensi Buku tentang Sejarah Pendidikan di Indonesia
Resensi Buku tentang Sejarah Pendidikan di Indonesia
Era Islam
Munculnya negara Islam di Indonesia dicatat oleh akulturasi dari kedua tradisi Islam dan tradisi Hindu-Buddha Pada periode ini, pondok pesantren, jenis pesantren diperkenalkan dan beberapa dari mereka didirikan. Lokasi pesantren sebagian besar jauh dari keramaian kota bergegas, menyerupai lokasi Karsyan.
Era Kolonial
Pendidikan dasar diperkenalkan oleh Belanda di Indonesia selama era kolonial. Pada awalnya, itu hanya dibatasi untuk orang-orang Belanda atau Eropa Pada tahun 1870,. Dengan pertumbuhan Politik Etis Belanda, dirumuskan oleh Conrad Theodor van Deventer, sekolah-sekolah membuka pintu . untuk bumiputera atau Indonesia Sekolah-sekolah pribumi disebut Sekolah Rakyat (Bahasa Indonesia: sekolah rakyat), embrio dari apa yang disebut Sekolah Dasar (SD) saat ini [1].
Belanda memperkenalkan sistem pendidikan formal bagi penduduk lokal Indonesia, meskipun ini terbatas pada anak-anak istimewa tertentu Sistem yang mereka diperkenalkan kira-kira mirip dengan struktur saat ini, dengan tingkat berikut.:
* ELS (Belanda: Europeesche Lagere School) - Sekolah Dasar untuk Eropa
* HIS (Belanda: Hollandsch-Inlandsche School) - Sekolah Primer untuk Pribumi
* MULO (Belanda: Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) - Sekolah Menengah
* AMS (Belanda: Algeme ne Middelbare School) - Sekolah Tinggi atau College
* HBS (Belanda: Hogere Burger School) - Pra-Universitas
Pemisahan antara Belanda dan Indonesia di Pendidikan mendorong tokoh-tokoh Indonesia untuk memulai beberapa lembaga pendidikan bagi masyarakat lokal Ahmad Dahlan didirikan Muhammadiyahin November 1912., Dan Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada bulan Juli 1922. Pesantren adalah berkembang pesat selama periode ini.
Pemerintah kolonial Belanda juga mendirikan sejumlah universitas untuk Indonesia pribumi di pulau Jawa, seperti [
* Sekolah Tot Opleiding Van Indische Artsen atau STOVIA, sebuah sekolah kedokteran di Batavia
* Nederland Indische Artsen-Sekolah, atau NIAS, sebuah sekolah kedokteran di Surabaya
* Rechts Hoge School, sebuah sekolah hukum di Batavia
* De Technische Hoges Sekolah, atau THS, sebuah sekolah teknik di Bandung
V5 SYSTEM
Sistem pendidikan
di era peradaban Hindu-Buddha disebut karsyan Karsyan adalah tempat
pertapaan.. Metode ini sangat religius, ditujukan untuk menggambar diri
sendiri lebih dekat kepada Allah.Era Islam
Munculnya negara Islam di Indonesia dicatat oleh akulturasi dari kedua tradisi Islam dan tradisi Hindu-Buddha Pada periode ini, pondok pesantren, jenis pesantren diperkenalkan dan beberapa dari mereka didirikan. Lokasi pesantren sebagian besar jauh dari keramaian kota bergegas, menyerupai lokasi Karsyan.
Era Kolonial
Pendidikan dasar diperkenalkan oleh Belanda di Indonesia selama era kolonial. Pada awalnya, itu hanya dibatasi untuk orang-orang Belanda atau Eropa Pada tahun 1870,. Dengan pertumbuhan Politik Etis Belanda, dirumuskan oleh Conrad Theodor van Deventer, sekolah-sekolah membuka pintu . untuk bumiputera atau Indonesia Sekolah-sekolah pribumi disebut Sekolah Rakyat (Bahasa Indonesia: sekolah rakyat), embrio dari apa yang disebut Sekolah Dasar (SD) saat ini [1].
Belanda memperkenalkan sistem pendidikan formal bagi penduduk lokal Indonesia, meskipun ini terbatas pada anak-anak istimewa tertentu Sistem yang mereka diperkenalkan kira-kira mirip dengan struktur saat ini, dengan tingkat berikut.:
* ELS (Belanda: Europeesche Lagere School) - Sekolah Dasar untuk Eropa
* HIS (Belanda: Hollandsch-Inlandsche School) - Sekolah Primer untuk Pribumi
* MULO (Belanda: Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) - Sekolah Menengah
* AMS (Belanda: Algeme ne Middelbare School) - Sekolah Tinggi atau College
* HBS (Belanda: Hogere Burger School) - Pra-Universitas
Pemisahan antara Belanda dan Indonesia di Pendidikan mendorong tokoh-tokoh Indonesia untuk memulai beberapa lembaga pendidikan bagi masyarakat lokal Ahmad Dahlan didirikan Muhammadiyahin November 1912., Dan Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada bulan Juli 1922. Pesantren adalah berkembang pesat selama periode ini.
Pemerintah kolonial Belanda juga mendirikan sejumlah universitas untuk Indonesia pribumi di pulau Jawa, seperti [
* Sekolah Tot Opleiding Van Indische Artsen atau STOVIA, sebuah sekolah kedokteran di Batavia
* Nederland Indische Artsen-Sekolah, atau NIAS, sebuah sekolah kedokteran di Surabaya
* Rechts Hoge School, sebuah sekolah hukum di Batavia
* De Technische Hoges Sekolah, atau THS, sebuah sekolah teknik di Bandung
Selasa, 11 September 2012
4.tutorial cara membuat desain hut kemerdekaan progam coreldraw
Berikut cara membuat logo HUT RI ke 67:
1.) Aplikasi yang saya gunakan adalah Corel Draw
2.) Buka lembar kerja baru
3.)Buat Lingkaran, kemudian klik menu Text lalu pilih Fit Text To Path
4.) Lalu ketik "TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA"
5.) Kemudian gunakan menu Windows, lalu pilih Toolbar, klik Transform, lihat pada gambar 1
6.) Langkah Selanjutnya, klik ikon "Mirror Vertically" dan "Mirror Horizontally".
7.) Lalu drag titik merah di awal Kalimat hingga posisi kurang lebih 180 derajat, lihat seperti pada gambar,
8.)
Jika ingin menghilangkan garis yang terdapat pada text, kita dapat
melakukannya dengan klik kanan pada mouse kemudian pilih Properties,
pilih menu outline, kemudian "Width" nya diganti "None"
9.)
Untuk teks kita cukupi dahulu, next step buat kotak menggunakan
rectangel tolls, jika sudah klik kanan kemudian pilih "Convert To
Curves".
10.)
Gunakan Shape Tools (F10), lalu Pilih "Convert Line To Curve" pada
property bar, edit hingga berbentuk seperti gambar di bawah:
11.)
Copy gambar tersebut lalu paste, tarik hasil copy ke bawah gambar
tersebut, lalu beri warna merah pada kotak yang atas, kemudian edit
sampai seperti pada gambar
12.) Copy, Kemudian Paste gambar tersebut 2 kali hingga membentuk gambar seperti ini :
13.)
Langkah Selanjutnya membuat angka 6 dan 7, jika tidak ingin repot
gunakan font menggunakan Text Tool (F8), jangan lupa gunakan warna merah
di kedua angka tersebut, susun seperti gambar,
14.) Drag and Drop Text "TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA" di bawah huruf 67 dan selesai lah Logo 67 Tahun HUT RI
3.tutorial cara memposting di blog
Bagi anda yang mengalami sedikit kendala tentang tata cara memposting
suatu artikel kedalam blog, maka kali ini akan di bahas tentang tata
cara posting di blogger.com.
Di dalam menu posting ada beberapa toolbar yang bisa anda gunakan.Jika
anda sudah terbiasa menggunakan microsoft Word ataupun microsoft Excel
tentu barangkali tidak akan mengalami kesulitan ketika memposting suatu
artikel, tapi mungkin tidak ada salahnya bila saya bahas sekilas tentang
ini, barangkali ada di antara teman kita yang masih bingung. makeityourring diamond engagement rings
Toolbar yang ada ketika posting :
--> Untuk merubah jenis hurup yang di gunakan
--> Untuk merubah ukuran hurup (heading)
--> Untuk Menebalkan hurup
--> Untuk memiringkan hurup
--> Untuk merubah warna hurup
--> Untuk membuat link
--> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri
--> Untuk membuat tulisan menjadi di tengah
--> Untuk membuat artikel menjadi rata kanan
--> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri dan rata kanan
--> Untuk membuat sub bahasan oleh angka
--> Untuk membuat sub bahasan oleh bullet
--> Untuk mengecek spelling
--> Untuk memasukan gambar(upload gambar)
--> Untuk membuat artikel dalam kode HTML
--> Untuk membuat artikel dalam mode Compose (biasa)
--> Untuk me review (melihat) artikel
Cara penggunaan toolbar di atas adalah blok (beri tanda) terlebih dahulu tulisan yang akan di edit, kemudian tekan tombol toolbar yang di inginkan.
Langkah-langkah dalam memposting suatu artikel:
Toolbar yang ada ketika posting :
--> Untuk merubah jenis hurup yang di gunakan
--> Untuk merubah ukuran hurup (heading)
--> Untuk Menebalkan hurup
--> Untuk memiringkan hurup
--> Untuk merubah warna hurup
--> Untuk membuat link
--> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri
--> Untuk membuat tulisan menjadi di tengah
--> Untuk membuat artikel menjadi rata kanan
--> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri dan rata kanan
--> Untuk membuat sub bahasan oleh angka
--> Untuk membuat sub bahasan oleh bullet
--> Untuk mengecek spelling
--> Untuk memasukan gambar(upload gambar)
--> Untuk membuat artikel dalam kode HTML
--> Untuk membuat artikel dalam mode Compose (biasa)
--> Untuk me review (melihat) artikelCara penggunaan toolbar di atas adalah blok (beri tanda) terlebih dahulu tulisan yang akan di edit, kemudian tekan tombol toolbar yang di inginkan.
Langkah-langkah dalam memposting suatu artikel:
- Sebaiknya klik terlebih dahulu “ Edit HTML”,jika langsung di mode “Compose”, sering terjadi hang pada komputer (pengalaman saya pribadi). Copy artikel yang telah anda buat sebelumnya, kemudian paste di area posting. Edit sesuai dengan kemauan anda.
- Klik tombol “ compose “ untuk melakukan editing (jika anda masih bingung dengan kode HTML).
- Klik tombol tool yang berlambang “ panorama” berwarna biru, jika anda ingin memasukan gambar ataupun photo untuk menghiasi posting-an anda.
- Klik tombol “ Preview “ untuk melihat hasil posting-an anda yang nantinya akan tampil di dalam blog, barangkali masih ada yang perlu di edit.
- Klik tombol “ publish “. Selesai. Tulisan hasil karya anda akan bisa dilihat dan di baca oleh seluruh dunia.
2 . Cara Membuat Blog
2 . Cara Membuat Blog | Blogger blog
- membuat blog itu mudah sekali dan sekarang ini sudah jaman modern
yang sangat mendukung akses internet sehingga kita bisa menuliskan
sesuatu yang berguna di blog sebagai tempat belajar dan sharing ilmu
pengetahuan. Cara Membuat Blog | Blogger Blog adalah judul yang sengaja saya ambil untuk membahas cara membuat blog di blogger(blogspot).
Bagaimana cara membuat blog??..
sebelumnya sobat wajib memiliki email dan jika sobat sudah mempunyai email langsung saja ikuti langkah - langkah membuat blog di bawah ini:
1. buka browser dan masuk ke blogger.com Bagaimana cara membuat blog??..
sebelumnya sobat wajib memiliki email dan jika sobat sudah mempunyai email langsung saja ikuti langkah - langkah membuat blog di bawah ini:
2.klik Get Started
3.anda akan diminta untuk mengisi form pendaftaran dan anda harus mengisinya dengan lengkap, kemudian klik tombol Lanjutkan

4. Pada langkah keempat ini anda disuruh untuk member nama dan alamat blog, isikan nama blog dan alamat blog sesuai dengan keinginan sobat. Jika sudah klik tombol Lanjutkan

5. langkah selanjutnya yaitu memilih tampilan blog, pilih tampilan yang anda inginkan dan klik Lanjutkan

6. Sekarang blog anda sudah jadi..

mudah kan??..memang sangat mudah dan simpel sekali dalam membuat blog menggunakan blogger. Sekarang tahap menulis blog(blogging). Untuk memulai menuliskan blog (blogging) ikuti langkah berikut ini:
2. kemudian anda akan dihadapkan pada sebuah form sebagai tempat menulis blog seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

3. setelah mengisikan judul dan deskripsi atau tulisan di blog anda klik tombol Terbitkan Entri untuk mempublikasikannya.
4. Selesai...
Langganan:
Komentar (Atom)















